AMATI tiru modifikasi alias ATM. Dengan cara tersebut tidak sedikit orang yang sukses dalammenjalankan bisnisnya. Salah satunya adalah Nuril Maulina Hidayat yang sukses menerapkan ATM dalam berbisnis laundry.
Ingin Terus Tambah Usaha laundry
Perempuan kalahiran 10 Desember 1984 ini asal Citrodiwangsan ini sehari hari hanya duduk manis sambil menjalankan bisnis laundry yang sudah digeluti sejak 2011 lalu.Pasalnya, dia menggeluti usaha sampingnya itu lantaran dulu pernah berpengalaman bekerja sebagai karyawan perusahaan laundry ternama. "Dulunya bekerja di perusahaan laundry. Saya amati dan saya pelajari terus. Setelah bisa saya munduur," terang perempuan yang hobinya renang ini.
Dia tak menyangka, jika pada akhirnya rejeki hidupnya berasal dari laundry di Lumajang. Dua diantaranya tersebar di kawasan pinggiran Lumajang.
Awal mulanya di hanya ingin menbncari penghasilan. Namun pada akhirnya, lambat laun usahanya makn berkembang. "Sampai sekarang jalan terus sampai opunya alat pengering sendiri," ungkapnya.
Perempuan yang hanya lulusan SMA ini ternyta mengawalinya tidak mudah. Setelah keluer dari perusahaan laundry dia terpaksa pontang panting untuk menyambung pendapatannya.
Sampai-sampai semua barang d juala untuk membeli mesin laundry. Mulai perhiasan, sepeda motor sampai barang-barang di rumahnya. "Pokoknya ingin punya mesin sendiri. Ya semua yang dimiliki di jual sampai biayanya nutut," ungkapanya.
Setelah semua biaya terpenuhi, barulah dia membeli satu alat laundr. Yang kemudia dijalankan dengan tenaga kerja dirinya sendiri dan bantuan keluarganya.
Setelah lama usaha itu berjalan, mulailah banyak pelanggan. Kemudian dia mulai menat a. untuk mencari tenaga kerja. Sampai akhirnya dia seperti sekarang ini. yakni memiliki tiga lokasi laundry yang dikembangkan dari sistem ATM.
Cara tersebut menurut dia lumayan efektif. Paling tidak sangat berguna bagi dirinya yang tergolong miskin dalam pengalaman usaha. basic pendidikannya juga lemah. Dia menilai, cara inilah yang berguna dan memiliki dampak signifikasi dalam menambah pendapatannya.
Kini memang dia sudah punya tiga lokasi. Namun dia masih belum merasa puas. Dia ingin mengembangkna lagu usahanya tersebut. Agar bisa semakin berkembang dan semkain bertambah pendapatannya. (fiid/ras)
Sumber: Jawa Pos Radar Semeru, 16 Juli 2016
Disalin Kembali Oleh.(Rs)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar