MENJADI seorang ibu rumah tangga, memang akan direpotkan dengan urusan keluarga seperti menjaga anak dan melayani suami. Namun, itu ternyata tak dirasakan oleh Iza Afkarima. Dia sama sekali tak merasa repot. Bahkan, meski seabreg aktivitas lain masih dijalani, dia tak merasa direpotkan. Tetap enjoy.
Perempuan yang sedang menyelesaikan kuliahnya di salah satu perguruan tinggi di Lumajang ini dikaruniai satu anak perempuan bernama Nayshilatul Harrizza. Tahun 2010 silam, dia melepas lajang dan menikah dengan laki-laki pilihannya, Haris Purwanto. Meski sudah menyandang status istri, Rima panggilan akrabnya tidak mau jika kesibukannya hanya berlingkup di rumah saja. "Bosen kalau di rumah terus," katanya.
Dia menambahkan, menjadi seorang ibu rumah tangga itu tidak harus selalu di rumah. Akan lebih bermanfaat jika melakukan aktifitas positif untuk mengisi waktu di samping mengurus anak dan suami.
Pernah Dilarang Suami Bekerja
Apalagi menjadi ibu rumah tangga yang mandiri, itu merupakan sebuah keinginan yang ingin dicapainya. Sehingga saat ini Rima bekerja sebagai office di perpustakaan Desa Selok Awar-Awar. "Bukan berarti menghilangkan tanggung jawab suami, tapi membuat suami untuk kebutuhan ekonomi," terangnya.Tidak hanya itu. Rima juga memiliki usaha online yang dia jalankan sendiri. Hasilnya pun juga lumayan. Dia mengakui, untuk kebutuhannya sendiri sudah tidak begitu memaksakan pada suami.
Dengan begitu, menjadi ibu rumah tangga itu tidak harus menunggu uang belanja dari suami. Melainkan bagaimana bisa meringankan beban suami. Dengan cara berusaha memenuhi kebutuhan sendiri. "Sebisa mungkin meringankan beban suami," katanya.
Dari usahanya tersebut, Rima juga bisa meneruskan sekolahnya. Mengambil jurusan akuntansi di salah satu perguruan tinggi di Lumajang.
Sehingga, ibu rumah tangga yang stu ini tidak hanya disibukkan dengan urusan rumah tangga. Melainkan juga disibukkan dengan urusan pekerjaan dan kegiatan akademis. "Semua ini saya lakukan untuk keluarga," aku perempuan kelahiran 7 September 1993 ini.
Meski masih muda,Rima termasuk segelintir ibu rumah tangga yang mandiri. Tidak membebankan kebutuhan pribadinya kepada suami. "Masak seperti bedak masih mau minta ke suami. Biar suami mencari nafkah untuk anak dan isi rumah saja," jelasnya.
Perempuan berhijab ini mengakui awalnya memang susah mendapat izin dari suaminya untuk bekerja. Namun dia tidak menyerah begitu saja. Diapun meminta agar suami merestui kegiatannya di luar.
Akhirnya usaha itu berhasil. Secara perlahan Rima mulai membangun usaha online kemudian bekerja di perpustakaan. Dan kemudian melanjutkan pendidikannya. "Fase yang di capai hingga saat ini merupakan sebuah alur cerita yang tidak bisa dilewatkan," katanya sumringah. (mar/ras)
Sumber : Jawa Pos Radar Semeru, 28 Juli 2016
Disalin Kembali Oleh : (nbl)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar