Sabtu, 04 Maret 2017

Pernah Ingin Jadi Polwan

PRISTA Oktafebri Yulestari perempuan yang saat ini berkarir sebagai dokter hewan ini,ternyata pernah memendam keinginan untuk menjadi seorang polisi wanita(Polwan).Keinginan tersebut merupakan cita-citanya seadri kecil.

Keinginan menjadi seorang polwan diakui oleh Tita panggilan akrabnya,merupakan sebuah cita-cita sewaktu dirinya duduk di sekolah dasar.Namun cita-cita sewaktu kecil itu harus dia kubur karena orang tuanya lebih menginginkannya menjadi seorang dokter.

Anak kedua pasangan Supriyadi dan Erta Suryani tersebut mengakui,jika menjadi seorang dokter merupakan saran dari orang tuanya."Ayah yang menyarankan untuk menjadi dokter,"katanya.

Selain saran dari ayahnya,waktu kecil dulu,ibunya juga menginginkan anak perempuannya menjadi seorang dokter.Jadi tidak heran jika doa orang tua,yang mengantarkannya meraih posisinya saat ini.


Tak Segan Bagi Ilmu ke Peternak


Menjadi dokter hewan diakui oleh Tita bukan hal mudah.Banyak tantangan yang dihadapi dalam mengemban tugas."Harus siap berangkat ke lokasi jika ada panggilan,"terang perempuan penghobi sepeda tersebut.

Dia menambahkan selain memiliki tantangan yang cukup berat,resiko yang dihadapi pun juga beragam.Apalagi ketika memeriksa hewan yang kurang sehat.Perilaku hewan terhadap orang baru biasanya lebih agresif.

Sehingga,resiko saat memeriksa saat mungkin terjadi pada dirinya."pernah disruduk sapi,sampai sekarang tangan ini masih sakit,"keluh perempuan yang menyelesaikan kuliahnya di salah satu universitas di Bali Tersebut.

Meski demikian,semangatnya membantu mengobati hewan ternak masyarakat tetap dilakukannya.Hal itu merupakan sebuah tanggung jawabnya sebagai seorang dokter hewan."Tapi itu merupakan sebuah kebanggaan dalam diri saya,"katanya.

Menurutnya,hewan ternak merupakan salah satu faktor pendukung penunjang ekonomi masyarakat.sehingga secara tidak langsung,membantu masyarakat dalam menjaga kesehatan hewan ternak mereka,memberikan kesan tersendiri bagi masyarakat.

Bahkan tidak jarang dia merasa bangga,jika ada masyarakat yang meminta bantuan untuk hewan ternaknya yang sakit dan berangsur sembuh."serasa ada kebanggaan tersendiri jika hewan yang saya tangani membaik,"aku perempuan yang juga hobi membaca ini.

Selain bangga dengan pencapaiannya,dia mengakui membantu peternak dalam menjaga kesehatan hewan juga menjadi titik positif dalam pekerjaannya.Sehingga.Tita bisa membantu masyarakat melalui hewan peliharaan mereka.

Dalam pekerjaannya,dia juga tidak segan-segan memberikan ilmunya kepada para peternak.Hal itu dilakukan agar para peternak tersebut lebih memahami bagaimana cara merawat hewan peliharaan mereka dengan baik dan benar.

Jika pemahaman dari para peternak sudah muncul.Maka akan mudah untuk meningkatkan populasi ternak di daerah tersebut.Sehingga nantinya para peternak bisa mandiri dalam merawat dan menjaga kesehatan hewan mereka.

"Yang diharapkan masyarakat dapat mengenal hewan peliharaan mereka dan sadar akan kesehatan hewannya,"tutur perempuan asli Lumajang tersebut.(mar/ras)

Sumber:Jawa Pos Radar Semeru 21 Juli 2016

Ditulis Kembali:AF

Tidak ada komentar:

Posting Komentar