Sabtu, 18 Maret 2017

Bangga Jadi Dewan


DEMOKRASI bisa dipelajari sejak dini. Seperti yang dilakukan oleh Alifia Tri Susanti, yang saat ini menjadi Dewan Perwakilan Mahasiswa di STIE Widya Gama Lumajang. Dirinya pun dipercaya untuk menyambungkan lidah mahasiswa kepada pemimpin di kampus nomor satu di Lumajang tersebut.

Biasa teman-temannya memanggilnya Alifia. Dia sekarang masuk di tahun ketiga setelah 2013 lalu masuk di STIE Widya Gama Lumajang.

Rabu, 15 Maret 2017

Mengajar dengan Seni

TALENTA berkesenian telah mengakar kuat dalam diri dosen yang satu ini.Selain segudang prestasi telah diraihnya,Istiqomah juga bisa mengawinkan dalam metode mengajar.Hingga mata kuliah Matematika yang dianggap momok menjadi menyenangkan.

Istiqomah,mengaku punya banyak talenta di bidang seni.Mulai dari desain baju,menyanyi,sampai pada pendampingan kepada cak dan yuk.

Sabtu, 11 Maret 2017

Jadi Dirigen Jurusan Manajemen

BERADA si jajaran pemimpin sebuah lembaga lembaga pendidikan memang harus paham dalam peningkatan sumber daya manusia. Kebutuhan pendidik, kebutuhan terididik, dan kebutuhan daerah harus bisa berjalan beriringan. Semua itu bisa dicapai dengan membangun kerja sama yang solid. Di titik itulah Ainun Jariyah SE MM ini menjadi seorang dirigen.

Kamis, 09 Maret 2017

Demen Dunia Kecantikan


HOBI, profesi, sekaligus mencari wawasan ternyta bisa dilakukan jadi satu. SEperti yang dilakukan Denny Marisha, si pengusaha salon kecantikan ini. Dua belas tahun lamanya dia berprofesi dan mengaku ingin terus bisa mengembangkan diri lewat hal-hal baru dalam dunia kecantikan.

Suka Motret Alam


GADIS yang satu ini yakin kemampuan motret itu akan semakin baik kalau mau belajar. Sama seperti apa yang menjadi hobi dan cita-citanya. Tri Ayu Retno Umboro Wati menjadi fotografer. Semakin banyak seseorang mengasah kemampuannya, maka akan semakin baik hasilnya nanti.

Teliti Posyandu


BUTUH pengawalan yang ekstra pada generasi penerus di usia emas. Apalagi di kawasan yang jauh dari pusat kota. Seperti yang dilakukan oleh Annisa Rahmawati ini. Dari latar belakang pendidikan kesehatan, dirinya mencoba meneliti apa faktor yang menjadi penyebabb permasalahan kesehatan bagi balita. karena di usia itulan akan terbentuk generasi muda depan yang dapaty diandalkan.

Nisa, biasa teman-temanny memanggil gadis berkerudung ini. Dia dulu pernah belajar di SMAN 2 Lumjang, kemudian meneruskan pendidikannya di fakultas Kesehatan Mayarakat Universitas Jember tahun 2011.

Rabu, 08 Maret 2017

Usir Stres dengan Menari


Menari ternyata bisa menghilangkan stres. Hal itulah yang dirasakan oleh Maulinawagzy Bima Puteri ini. Karena saking sukanya, dengan menari pikiran bisa jadi fresh. Apalagi saat dirinya sedang menghadapi momok ujian nasional di tahun ketiga SMAN ini.

Teman-temannya biasa memanggilnya Olin. Gadis yang satu ini mengaku sangat suka menari. Cita-citanya pun juga menjadi seorang penari. Meski orang tua Olin menginginkannya kerja di dunia yang lain."Mungkin bisa jadi hobi saja. Yang penting masih bisa menari,"kata gadis kelahiran Lumajang 16 agustus 1997.

Selasa, 07 Maret 2017

Populer karena Salim Kancil


SALIM Kancil ternyata punya andil mengerek popularitas Pristya Devi Vanti. Namanya kini populer karena tampil sebagai vokalis lagu mengenang Salim Kancil.

Devi sapaan akrab perempuan ini terlahir di Desa/Kecamatan Rowokangkung, Lumajang. Tepatnya 18 Juni 1991. Putri pasangan Sukarman dan Suliati ini awalnya turut prihatin dengan

Jadi Ibu Mandiri


MENJADI seorang ibu rumah tangga, memang akan direpotkan dengan urusan keluarga seperti menjaga anak dan melayani suami. Namun, itu ternyata tak dirasakan oleh Iza Afkarima. Dia sama sekali tak merasa repot. Bahkan, meski seabreg aktivitas lain masih dijalani, dia tak merasa direpotkan. Tetap enjoy.

Perempuan yang sedang menyelesaikan kuliahnya di salah satu perguruan tinggi di Lumajang ini dikaruniai satu anak perempuan bernama Nayshilatul Harrizza. Tahun 2010 silam, dia melepas lajang dan menikah dengan laki-laki pilihannya, Haris Purwanto. Meski sudah menyandang status istri, Rima panggilan akrabnya tidak mau jika kesibukannya hanya berlingkup di rumah saja. "Bosen kalau di rumah terus," katanya.

Dia menambahkan, menjadi seorang ibu rumah tangga itu tidak harus selalu di rumah. Akan lebih bermanfaat jika melakukan aktifitas positif untuk mengisi waktu di samping mengurus anak dan suami.

Senin, 06 Maret 2017

Jangan Sukar Berbagi


Yuli Amalia, gadis Desa Karangbendo Kecamatan Tekung ini sedang menyelesai kuliahnya disalah satu kampus bergengsi di Bogor Jawa Barat. Meski jauh dari kampung halaman, kepedulian terhadap orang yang kurang mampu tetap dilakoninya meski saat ini disibukkan dengan tugas kuliah.

Hobi Berat Nulis

TIDAK banyak perempuan yang punya hobi mengorek informasi untuk dijadikan bahan menulis.Namun lain halnya dengan perempuan yang satu ini.Adzalia Andarista Utomo,mahasiswi di salah satu universitas di Surabaya ini Punya kegemaran mencari informasi kemudian ditulisnya.

Sabtu, 04 Maret 2017

Kerajingan Kuliner



Kulier saat ini memang banyak digandrungi. Tidak jarang mereka sengaja pergi ke luar daerah hanya untuk menyicipi kuliner khas. Tak terkecuali Rhizky Firdausia Rose Ananda. sangking sukanya dengan kuliner dia rela mengunjungi beberapa tempat untuk menyicipi makanan khasnya.

Promosikan Makanan Daerah Lewat Media sosial


Kegemarannya terhadap kuliner dirasakan oleh Kiki semenjak dirinya mulai belajar memasak. SEhingga, mengharuskannya untuk banyak menyicipi banyak makanan untuk bahan belanjanya tersebut.

Namun saat banyak menyicipi banyak kuliner khas dari beberapa rumah makan di Lumajang, lidahnya keturutan untuk ingin menyicipi banyak makanan khas dari rumah makan yang lain. Bahkan tidak jarang dia sering keluar kota hanya untuk icip-icip saja.

Pernah Ingin Jadi Polwan

PRISTA Oktafebri Yulestari perempuan yang saat ini berkarir sebagai dokter hewan ini,ternyata pernah memendam keinginan untuk menjadi seorang polisi wanita(Polwan).Keinginan tersebut merupakan cita-citanya seadri kecil.

Keinginan menjadi seorang polwan diakui oleh Tita panggilan akrabnya,merupakan sebuah cita-cita sewaktu dirinya duduk di sekolah dasar.Namun cita-cita sewaktu kecil itu harus dia kubur karena orang tuanya lebih menginginkannya menjadi seorang dokter.

Anak kedua pasangan Supriyadi dan Erta Suryani tersebut mengakui,jika menjadi seorang dokter merupakan saran dari orang tuanya."Ayah yang menyarankan untuk menjadi dokter,"katanya.

Selain saran dari ayahnya,waktu kecil dulu,ibunya juga menginginkan anak perempuannya menjadi seorang dokter.Jadi tidak heran jika doa orang tua,yang mengantarkannya meraih posisinya saat ini.

Jumat, 03 Maret 2017

Ingin Punya Bisnis Fashion


MENJADI seorang pebisnis di dunia fashion merupakan cita-cita perempuan satu ini. Dia adalah Krisma Malindasari.

Dunia fashion memang memiliki daya tarik tersendiri bagi kaum hawa. Terutama bagi perempuan berhijab ini.

Terbiasa Bilang Maaf



Bekerja sebagai orang yang mempunyai jabatan penting dalam sebuah perusahaan tidak menjadikan perempuan muda ini tinggi hati. Sifat rendah hati tetap ditunjukkan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Jaga Parasaan Orang dalam Komunikasi


Menjadi penanggung jawab keuangan di salah satu perusahaan simpan pinjam memberikannya tanggung jawab besar. Sehingga dengan tanggung jawab tersebut Miftah Nur Khofifah berusaha untuk menyatu dengan pekerjaannya. Meski risiko tinggi, dia tetap enjoy dan melakoninya dengan sepenuh hati.

Kamis, 02 Maret 2017

Siswi Yang Online Shop

MENCOBA keberuntungan menjadi seorang siswa mandiri dilakoni oleh perempuan yang satu ini. Yakni Mega Silvia. Dia merupakan sosok perempuan yang sudah memulai karir di dunia bisnis. Meskipun usianya masih duduk di bangku SMP.

Bisnis online shop dilakoninya setahun yang lalu. Kegemarannya dengan produk fashion memberikan ide gemilang baginya untuk mulai berbisnis. Sehingga dipilihlah bisnis online karena dirasa lebih praktis dan menghemat waktu.

Memulai bisnis online bukan merupakan hal yang mudah. Hal itu diakui oleh Mega, sapaan akrab perempuan berhijab ini.

Buka Laundry Berkat ATM


AMATI tiru modifikasi alias ATM. Dengan cara tersebut tidak sedikit orang yang sukses dalammenjalankan bisnisnya. Salah satunya adalah Nuril Maulina Hidayat yang sukses menerapkan ATM dalam berbisnis laundry.

Rabu, 01 Maret 2017

Karyawan Bank Yang Dosen


MENJADI wanita karier tidaklah mudah. Butuh keahlian dan kemampuan yang jarang dimiliki wanita lainnya. Juga tidak hanay tenaga dan fikiran yang dikuras. Waktu juga banyak yang tersita. Apalagi menjadi karyawan bank yang sekaligus dosen. Sampai-sampai tak ada waktu libur.

Juara Film AKI-AKB


JIKA sudah hobi, apapun akan dilakukan. tak peduli jarang tenaga dan biaya. Semua kabeldikeluarkan untukmendapatkan kesenagan dari hobi itu. AQpalagi jika bersinggungan dengan dari hobi itu. Apalagi jika bersinggungan dengan tugas kuliah. Berhari-hari tak terasa. Dari hobi itu mengantarkannya seseorang menjadi juara.

Selasa, 28 Februari 2017

Nyaman Hidup di Pesantren

Menjadi seorang santri sudah dilakoni laki-laki yang satu ini.Ahamad Fauzi sudah menjalaninya sedari kecil.Maklumlah,kehidupan keluarganya sangant kental dengan dunia tersebut.

BANYAK  cerita menarik dan menyenangkan dialaminya selama menjadi santri.Mulai dari rutinitas yang biasa dilakukan bersama santri yang lain sampai kegiatan pesantren yang tidak ada liburnya."semua itu saya lakukan dengan senang hati,"ungkap laki-laki kelahiran 1989 tersebut.

Kembangkan Generasi Quran


HIDUP di tengah keluarga pesantren tidak membuat Abdul Wadud Nafis berleha-leha. Justru dia merasa tanggung jawabnya berat. Karena harus selalu membawa misi keummatan dalam menegakkan syiar islam. Baru-baru ini, dia mulai mengembangkan generasi alquran dari penglamnnya studi ke luar negeri.
Sosok yang akrab disapa Gus Wadud ini memang sangat akrab dengan dunia pendidikan. Bagi dia, hidup adalah belajar. "Kemanapun jika memang sudah harus menuntut ilmu harus dilaksanakan," ungkap lelaki kelahiran Madura ini.

Senin, 27 Februari 2017

Terinsprirasi Nabi Musa



BAPAK dari satu anak ini menokohkan Nabi Musa untuk menjadi bahan pembelajaran dalam melwati segala cobaan dalam hidupnya. Keyakinannya dalam menghadapi setiap cobaan kehidupan tidak lepas dari keyakinannya kepada tuhan. Sehingga Abdul Halim berpegang teguh pada kisah Nabi Musa yang ketika itu dikepung pasukan Firaun dan air laut.

Yang dilakukan Nabi Musa adalah memasrahkan diri sepenuhnya pada Allah. Sehingga pada waktu Nabi Musa sudah tidak memiliki jalan keluar dari kepungan tersebut.

Trauma Menunda Pekerjaan

TERKADANG seringkali orang menunda-nunda pekerjaan.apalagi jika hal tersebut menyangkut hal sepele.Bagi Achmad Solikin tidak,dia tergolong lelaki yang trauma dengan menunda itu.Sebab,pernah mengalami hal buruk karena menunda pekerjaan itu sampai orangnya meninggal dunia.

Lelaki kelahiran 9 April 1972 ini mengaku selama hidupnya pernah merasakan dampak yang sangat memilukan.Dia hanya menjadi pengawas pengolaan dana alokasi masyarakat itu menunda pekerjaan untuk mengunjungi rumah anggotanya yang sudah lanjut usia.

Sabtu, 25 Februari 2017

Tempuh Jarak Demi Tugas





MENJADI tenaga Apratur Sipil Negara (ASN) haruslah punya tanggung jawab yang besar. Terutama loyalitas pada tugas dan fungsinya sebagai ASN. Selain itu juga harus memberlakukan setiap warga masyarakat sama di matanya. Sehingga ASN haruslah punya toleransi yang kuat tentang keberagaman di satu daerah.

Seperti Dian Nur Wisudah ini. Dia baru saja menjabat sebagai sekretaris keecamatan di Kecamatan Padang. Sebelumnya, mulai 2012 lalu bertugas di Kecamatan Tempursari.

Pernah Dapat Berkah Gus Dur



APA saja yang dilakukan dengan ikhlas pasti akan mendapat barokahnya. Apalagi jika keikhlasan itu menyangkut tokoh besar seperti Gus Dur. Tentu diyakini akan membawa banyak barokah. Seperti yang dirasakan oleh Muhammad Said Cipto.
Ya, lelaki kelahiran 21 April 1976 asal Rowokangkung ini merasakan betul pernah diuntungkan Gus Dur. Tokoh yang pernah menjadi presiden RI Keempat itu pernah memiliki kesan dalam hidupnya tahun 2003. Sampai saat keuntungan itu terus-terusan dia rasakan.

Saat itu dia masih menjadi santri di Pondok Pesantren Nurul Huda Desa Mangunsari Kecamatan Tekung. Saat mau wisuda, dia ditunjuk bersama teman-temannya menjadi panitia

Jumat, 24 Februari 2017

Rasakan Berkah Tahajud


Menjadi dosen yang menjabat sebagai pembantu ketua (PK) di kampus membuat aktivitasnya seabreg. Namun di sela-sela itu, jika dasarnya kretif tentu ada sejak waktu untuk berkreasi. Diantaranya menempuh S3. Berbekal tahajud, semua berjalan lancar.

Ya, Bendor Tri Utomo MSi adalah lelaki yang merasakan keajaiban tahajud. Lelaki yang kini menjadi ketua STKIP PGRI Lumajang itu pada 2006 mengalami fase kehidupan yang begitu padat dan menentukan.

Kamis, 23 Februari 2017

Sedekah Bikin Rejeki Lancar


SOSOK pekerja yang terbiasa menangani pekerjaan persidangan merupakan cerminan laki-laki yang satu ini. Yakni Ali Siswanto. Dia advokat yang tidak pernah lupa untu menyisihkan penghasilannya kepada fakir miskin dan duafa.
Senang dengan bersedekah menjadikan Ali sapaan akrabnya, menjadi sosok advokat, namun kerendahan hati yang dimilikinya membuat dirinya membuat dirinya banyak dikenal orang.

Niat Puasa Secara Medis


HIKMAH di bulan puasa memang sangat besar. Bahkan di tinjau dari medis pun terbukti. Tidak hanay manfaatnya saja, melainkan juga syarat niat puasa ternyata juga sangat penting menurut tinjauan medis.

Niat dalam puasa menjadi salah satu rukun atau kewajiban yang harus dilakukan dalam berpuasa. Tinjauan dari medis menjelaskan hal tersebut. Dimana niat bisa mengontrol tubuh sehingga tidak mempersiapkan diri untuk bisa bener-bener kuat berpuasa.

Jaga Perform Meski Puasa


MENJADI seorang organistroris merupakan kegiatan yang setia harinya dilakukan Wassilatul Muraah. Perempuan kelahiran Lunajang tersebut, sudah melangkahkan kakinyan di dnia organisasi sejak dirinya duduk dibangku kuliah.

Rabu, 22 Februari 2017

Nitnya Menolong Agama Allah


TANGGUNGJAWAB tidak hanya dibedakan hanya pada satu pihak saja. Melainkan juga harus bisa dipertanggungjawabkan kepada Allah. Dan itulah yang menjadi dasar seseorang bisa berperilaku ikhlas dan total dalam menjalankan setiap pekerjaannya.
Bersama dengan sebuah lembaga yang membidangi zakat, Otak Hasan Sanusi, Sekretaris Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Lumajang dituntut harus kreatif.

Selasa, 21 Februari 2017

Belajar dari Sluku-Sluku Bathok


BULAN puasa sering kali memberikan nuansa yang berbeda pada setiap diri manusia. Khususnya berkaitan dengan dunia spiritual masing-masing orang. Seperti yang dialami SKP

Sugianto ini. Dia menemukan ketenangan hati lewat sebuah lagu Jawa, Sluku-Sluku Bathok.
AKP Sugianto adalah Kapolsek Tekung yang pas satu tahun ini bertugas disana. Sebelumnya dirinya menjabat sebagai Kabag Humas Polres Lumajang. Dan sudah menjadi anggota kepolisian sejak tahun 1987.
Sebagai seorang Kapolsek banyak hal yang menjadi tanggung jawabnya. Terutama adalah keamanan dan keterbitan masyarakat di Kecamatan Tekung.

Momen untuk Istirahatkan Pikiran

Senin, 20 Februari 2017

Yang Penting Ketenangan Batin




SELALU saja ada stigma negatif di masing-masing profesi. Begitulah juga dengan polisi. Namun, semuannya tergantung dari orang-orang yang berada di dalamnya. Apakah benar-benar mau menjaga diri atau tidak.+

Sabtu, 18 Februari 2017

Dulu Alergi Pondok


Tadinya alergi podok, kini malah jatuh hati. Itulah yang dialami Faiqotul Mala. Hingga, meski kini dia sudah kuliah, dia tetap tak bisa meninggalkan duni santri. Meski tak lagi mondok, dia mengaku, kecintaannya akan pesantren tetap berada di hatinya. Dengan begitu, meski kini sudah tidak tinggal di pesantern, setidaknya suasana pesanyren tetap dihidupkan di lingkungan sekitarnya.

Keterbatasan Bukan Hambatan




TIDAK banyak orang yang maun menjadi tenaga sosial. Yang setiap harinya harus bergelut denagn permasalahan sosial yang tidak akan pernah habis. namun tidak demikian dengan Totok Muajiarto ini, Sebagai tenaga sosial dia bahkan punya keyakinan bahwa setiap manusia bisa mnadiri. Meski para difabel yang penuh dengan keterbatasan.

Jumat, 17 Februari 2017

Dulu Anti Alquran


SEMASA kecil ingin menjadi orang yang mahir berbahasa Inggris. Bahkan, kurang berminat pada bahasa Arab. Namu, dengan berkah yang didapatkan, Imron Rosyadi malah menjadi hafidz alquran. Bahkan hafidz itulah yang menuntun dia berkeliling Asia.

Difabel Untuk Difabel


KETERBATASAN
bukan jadi penghalang seseorang menjalankan kebaikan bahkan dengan keterbatasan, seseorang bisa mendapatkkan kekuatan lebih untuk membantun sesama. Seperti yang diklakukan oleh Ali Muslimah ini. Meski seorang difabel, dirinya tak henti-hentinya membantu sesama.

Kamis, 16 Februari 2017

Tergila-gila Komik


DINA
Zilla Prihartini benar-benar gila komik.Meski sudah kuliah, dia masih suka melahap komik, Kesukannya itu ternyta berawal dari sebuah anime Tokyo yang saat itu ditayangkan salh satu televisi nasional. Dari situlah dia mengenal dunia anime, yang identik dengan cerita fiksi tersebut. "Awalnya suka anime, kemudian pindah ke komik," tuturnya.

Jadi The Best Ten


Sekolah favorit bagi gadis yang satu ini beda maknanya. Sekolah favorit itu bukan sekolah yang diinginkan oleh banyak orang. Namun, sekolah yang bisa membuat seseorang nyaman dan tentu mendapatkan banyak manfaat dari dalamnya. Sebagaimana Mega Silvia yang ingin terus melanjutkan sekolahnya di pondok pesantren di Wonorejo ini.