Kamis, 16 Februari 2017

Jadi The Best Ten


Sekolah favorit bagi gadis yang satu ini beda maknanya. Sekolah favorit itu bukan sekolah yang diinginkan oleh banyak orang. Namun, sekolah yang bisa membuat seseorang nyaman dan tentu mendapatkan banyak manfaat dari dalamnya. Sebagaimana Mega Silvia yang ingin terus melanjutkan sekolahnya di pondok pesantren di Wonorejo ini.


Harus Bisa Jaga Akhlak

Mega baru saja lulus dari MA Syarifuddin Wonorejo minggu kemarin. Dirinya bahkan menjadi the best ten dari seluruh jenjang SMA di sana. Hal itu tentu saja menjadi kebanggaan tersendiri baginya."Di sini merupakan pilihan terbaik orang tua dan saya pun menurutinya," kata gadis kelahiran Lumajang, 12 September 1998 ini.
Berada di lingkungan pondok pesantren dan bersekolah tentunya membuat dirinya merasa lengkap. Tidak hanya ilmu sains dan sosial saja. Melainkan juga ilmu agama yang selalu ditekankan pada pendidikan di dalam pondok pesantren tersebut.
Dia ingat saat awal masuk pondok tiga tahun lalu. Dia harus bisa mengubah pola hidupnya yang sebelumnya tidak berada di pondok pesantren."Saya harus mulai menutup aurat saya, dan harus mandiri,"katanya.
Menutup aurat menurutnya adalah bagian kecil. Mega lebih menekankan bahwa apa yang dia terima dari belajar di pondok pesantren tersebut adalah bagaimana cara menjaga akhlak."Harus bisa menjaga akhlak,"katanya.
Dari apa yang dia terima dari pondok pesantren itulah, Mega merasa mendapatkan banyak manfaat. Bgitu juga soal ilmu pengetahuan di sekolah. Dia merasa ada kemudahan dari apa yang dia lakukan tersebut. Hingga mampu meraih prestasi."Saya mendapatkan nilai tertinggi dari UN di sini," katanya.
Mega pun percaya, bahwa apa yang diinginkan seseorang itu pasti ada jalan untuk meraihnya. Asalkan apa yang diinginkan itu baik, tidak merugikan orang lain. Dan tentunya selalu ada sisi lain, yaitu kuasa Allah SWT."Ridha Allah yang harus kita cari,"ujarnya.
Itulah keimanan yang harus terus dipupuk. Sehingga kepercayaan diri seseorang pun juga akan meningkat kemudian akan membentuk jati diri. Seperti itulah apa yang dirasakannya di pondok pesantren Wonorejo tersebut. Hingga menganggapnya menjadi sekolah paling favorit. Bukan karena banyak orang yang mengidamkannya. Namun karena dia merasakan banyak manfaat dari dalamnya."Jangan pernah minder dengan bakatmu. Karena dari situlah kau akan tahu siapa jati dirimu,"pungkasnya.(dt/ras)

Sumber: Jawa Pos Radar Semeru, 3 Juni 2016
disalin oleh: (JSR)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar