Dulu Banyak Yang Remehkan Karyanya
Kemampuannya menulis bukan tanpa proses.Sejak kecil Rista sudah dikenalkan dunia menulis.Dan rupanya itu terus dia asah.Hingga,ketika kuliah kemampuannya itu dianjadikan modal untuk andil dalam organisasi pers di Kampusnya.
Dia mengatakan,menulis sudah dilakukannya sejak duduk di bangku sekolah dasar.Rista sudah naik turun panggung untuk menerima penghargaan sebagai juara dalam lomba karya tulis tingkat sekolah dasar."dulu masih kecil sering menang lomba,"akunya.
Kegemarannya dalam menulis tidak ditinggalkannya meski saat ini Rista sudah duduk di bangku kuliah.Bahkan,dia bertekad untuk terus menambah kemampuannya dalam menulis.Dengan cara berkecimpung aktif di organisasi pers dikampusnya.
Di organisasi itulah,Kemampuan menulisnya terus diasah.Sehingga tidak jarang dia selalu mendapat bagian mencari berita yang dirasa sulit oleh teman-teman lainnya."Sering dapat bagian yang sulit,"katanya.
Namun,dengan begitu dia meyakini akan ada banyak ilmu yang didapat jika terus berusaha dan tidak malu untuk bertanya.Kedua hal tersebut merupakan kunci agar apapun kesulitan yang didapat,jangan pernah berhenti untuk berusaha.
Gadis kelahiran 17 April 1996 ini juga mengakui,menulis merupakan salah satu metode untuk menuangkan segala macam perasaan.Selain itu juga menuangkan ide.Juga bisa mempermudah orang lain memahami maksud yang akan disampaikan.
Karena memang,ada saja orang yang sulit menuangkan perasanya dengan ucapan.Anak pertama pasangan Puji Utomo dan Retno Wulan ini lebih memilih menuangkan perasaannya dengan menulis."kan Banyak itu,orang yang gak bisa menuangkan perasaan dengan perkataan.Jadi menulis merupakan salah satu metode untuk mengobati hal itu,"terangnya.
Selain itu,menjadi seorang jurnalis dan juga aktif di dunia pers kampus memberikan kesan tersendiri bagi perempuan berhijab ini.Betapa tidak.Menjadi seorang jurnalis memberikan banyak peluang untuk mengenal orang baru.Sehingga dia berharap nantinya akan terus mengeluti dunia tulis agar lebih memudahkannya untuk bersosial."Banyak mengenal orang baru di kampus.itu keunggulannya,"terang perempuan yang hobi bikin kue ini.
Selain memberikan banyak peluang mengenal orang baru,dunia menulis juga memberikan banyak pengetahuan.Dengan seringnya berbicara dan berdialog dengan orang baru akan memberikan sebuah pandangan dan wawasan dari sudut yang berbeda.
Pencapaiannya tersebut tidak begitu saja didapatkan.Semasa awal menulis banyak yang meremehkan karya tulis miliknya.Namun,hal itu dianggapnya sebagai sebuah cobaan yang harus dipelajari."Percaya diri saja,agar bisa terus belajar dari kesalahan,"tutur perempuan yang juga hobi desain grafis ini.(mar/ras)
Sumber:Jawa Pos Radar Semeru 6 Maret 2017
Ditulis Kembali:AF

Tidak ada komentar:
Posting Komentar